Protected by Copyscape Original Content Check

Sabtu, 04 Desember 2010

The Social Network



The Social Network
Populer Karena Tekun
Bintang          : Jesse Eisenburg, Justin Timberlake, Andrew Garfield, Joseph
                       Mazzello, Armie Hammer
Sutradara       : David Fincher
Produser       :  Kevin Spacey, Scott Rudin, Michael de Luca
Distributor     : Columbia Tristar Motion Picture Group

APAKAH pendidikan masih perlu zaman sekarang ? Jika ya, mengapa pendidikan perlu terus dikampanyekan saat uang menentukan segala-galanya ? Atau jika tidak, mengapa kita masih tetap belajar hingga saat ini.
          Itulah salah satu inti persoalan yang di bahas dalam film The Social Network ini. Film yang berdasarkan pada buku The accidental Billionaires karya Ben Mezrich, mengungkap konflik batin seorang pemuda yang di belakang hari dikenal sebagai pencipta jejaring social facebook.
          Film dengan durasi 2 jam ini disutradarai oleh David Fincher. Mantan sutradara music video itu sebelumnya membuat film yang meraih sukses seperti Se7en (1995), Fight Club (1999), dan Panic Room (2002).
          Tokoh utama film ini Mark Zuckerberg dipeankan oleh actor pendatang baru Jesse Eisenberg. Dan kunci persoalan dalam film ini adalah Erica (Rooney Mara). Huungan zuckerberg dengan Erica tak semulus perkiraan . Kendati keduanya pacaran, namun faktanya tak seindah yang di bayangkan.
          Zuckerberg adalah mahasiswa Universitas Harvard yang lebih suka belajar, mengotak-atik computer dan hidup dalam lingkunganya sendiri dibandingkanpest atau bergaul dengan rekan-rekannya sekampus. Akibatnya saat Erica marah dan memaki dia, Zuckerberg justru terinspirasi.
          Sebagai mahasiswa cerdas , ia justru ingin menyembuhkan penyakit tak bisa bersosialisasi yang mengidap pada dirinya dengn membuat program computer. Ia ingin berhubungan dengan banyak orang dan tanpa harus repot-repot diikat banyak aturan. Ia ingin memahami batin orang lain karena itulah yang tak ia miliki.
          Maka terciptalah Harvard Conection dengan korban mahasiswi-mahasiswi di kampus itu. Dalam waktu singkat, program ini mencandui rekan-rekannya dan sempat mengacaukan computer kampus itu. Jalan Zuckerberg pun tak mulus karena muncul Cameron dan Tyler Winklevoss yang menuduh dia mencuri idenya saat program itu telah popular.
          Ketenaran program itu akhirnya merambah keluar kampus hingga tercipta Facebook. Pada saat itu uang mulai mengalir dras kekantong Zuckerberg.
          Popularitas Zuckerberg juga ditopang oleh hubungan pertemanan dengan rekan sekamarnya Eduardo Saverin (Andrew Garfield) serta Sean Parker (Justin Timberlake ) pendiri Napster dan Plaxo. Ketenaran Facebook membuat Zuckerberg memutuskan untuk memindahkan markasnya ke AS agar program ini bias terakses secara luas.
          Uniknya Zuckerberg tak tertarik dengan uang, popularitas dangaya hidup bebas saat rekan-rekannya menikmati sukses program itu . Meski kuliah sedikit terlupakan, Zuckerberg tetap berkutat dengan mainan kesayangannya pemrograman computer.
          Ia akhirnya kembali ke bangku kuliah saat majalah Forbes menobatkannya sebagai Usahawan termuda pada 2008. Bahkan kekayaan Zuckerberg ini diklaim lebih dari 1,5 milyar dolar saat usianya belum genap 24 tahun.
          Zuckerberg membuktikan pada kita betapa hebatnya pendidikan membantu kita mengatasi keterbatasanyang kita miliki. Zuckerberg sendiri pasti tak akan mengira bila dirinya pada awalnya hanya memiliki segelintir teman namun Facebook ciptaannya bias menyatukan 500 juta orang di dunia.
          Sikapnya yang rendah diri meski agak nyentrik dan tidak mudah terpengaruh membutnya menjadi salah satu anak muda yang sukses dalam sejarah.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites